Friday, February 15, 2013

Lima Pertanyaan yang Patut Ditanyakan Pembeli Bisnis, Tetapi Sering Terlewatkan

2misi.com
Pembeli bisnis memiliki segudang pertanyaan untuk penjual bisnis. Tapi pertanyaan sebenarnya yang harus ditanya oleh pembeli bisnis sering kali tidak terpikirkan untuk ditanya.

Untuk melindungi diri mereka sendiri, pembeli bisnis bergantung pada daftar standar pertanyaan untuk menjelaskan kinerja historis perusahaan dan kondisi keuangan saat ini. Uji tuntas dirancang untuk memusatkan perhatian pembeli pada isu-isu seperti kondisi keuangan, operasi bisnis, personel, kondisi aset, dll - yang semuanya perlu ditangani sebelum pembeli bisnis dapat membuat keputusan yang benar.

Tren yang berkembang dalam pasar jual beli bisnis adalah menanyakan beberapa pertanyaan penting lainnya. Bisnis supervisor terus memainkan peran penting dalam pasar jual beli bisnis dan berpartisipasi dalam sejumlah besar transaksi jual beli bisnis.

Untuk pembeli yang tidak menggunakan jasa bisnis supervisor biasanya keputusan pembelian lebih didasarkan pada insting daripada fakta. Bagi pembeli bisnis yang kurang yakin dengan kemampuan mereka untuk membuat keputusan pembelian, bisnis supervisor yang profesional dapat memainkan peran penting.

Walaupun informasi keuangan dan operasional sangat penting, masih ada lima pertanyaan lain yang perlu ditanyakan oleh pembeli bisnis.
 
Pertanyaan #1: "Kapan Pemilik Memutuskan untuk Jual Bisnis?"
Alasan di balik keputusan pemilik untuk menjual kurang penting dibandingkan kapan pemilik memutuskan untuk menjual bisnisnya.

Idealnya, bisnis tersebut tidak dijual tiba-tiba, tetapi berdasarkan rencana jangka panjang dari pemilik bisnis untuk mencapai tujuan pribadi dan bisnis. Jika itu benar, pemilik harus mampu menyediakan calon pembeli dengan salinan rencana historis.

Tetapi jika keputusan pemilik untuk menjual bisnis terjadi terlalu cepat, maka Anda harus berhati-hati karena kemungkinan besar bisnis sedang bermasalah dan pemilik belum benar-benar mempersiapkan bahan untuk uji tuntas.
 
Pertanyaan #2: "Metode Penilaian Apa yang digunakan Pemilik untuk menentukan Harga jual?"

Biasanya pembeli dan penjual masing-masing melakukan penilaian mereka sendiri untuk harga jual bisnis. Banyak penjual menilai aset bisnis mereka sebagai metode penilaian karena dianggap sebagai metode penilaian termudah. Sayangnya, hal ini juga merupakan cara yang kurang akurat untuk menentukan nilai untuk usaha kecil. Metode penillaian berdasarkan penghasilan juga tidak dapat diandalkan untuk valuasi perusahaan kecil.

Sebaiknya pembeli bisnis yang cerdas memanfaatkan beberapa metode penilaian yang berbeda. Jika penjual juga menggunakan beberapa metode penilaian yang berbeda, maka kedua belah pihak memasuki proses negosiasi dengan cara pikir yang sama. Jika tidak, maka proses negosiasi kemungkinan akan terjadi ketidaksepakatan antara pembeli dan penjual. Para pembeli dan penjual sama-sama mengalami frustrasi karena mereka tidak menyetujui cara penilaian masing-masing pihak.
 
Pertanyaan #3: "Apa Saja Yang Diinginkan Oleh Pemilik?"

Meskipun tampaknya penjual akan memberitahukan harga paling rendah sebelum proses negosiasi dimulai, penting bagi pembeli untuk menemukan hal apa yang penting bagi penjual.

Pembeli bisa mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan gambaran tentang motivasi penjual yang tidak bersifat materi. Sebagian besar pemilik usaha hanya prihatin tentang masa depan bisnis mereka dan berapa banyak uang yang bisa mereka dapatkan dari penjualan tersebut. Motivasi non materi penjual dapat menjadi alat negosiasi yang ampuh untuk pembeli. Ketika proses negosiasi tidak kunjung menemukan titik temu, maka mengetahui segala sesuatu yang penting bagi penjual bisa mencapai kesepakatan bersama.
 
Pertanyaan #4: "Apa yang akan Penjual Lakukan untuk Meningkatkan Penjualan dan Keuntungan"

Lebih dari apa pun, pembeli harus realitis saat mengambil keputusan. Orang yang paling memenuhi syarat untuk menawarkan perspektif nyata mengenai bisnis dan prospek masa depan pertumbuhan adalah pemiliknya. Namun penjual biasanya lebih menggambarkan optimistik yang berbunga-bunga tentang perusahaan daripada mengatakan yang sebenarnya.

Salah satu cara pembeli agar dapat memperoleh informasi yang lebih faktual adalah meminta pemilik untuk membuat saran tentang bagaimana untuk meningkatkan kapasitas, pangsa pasar dan keuntungan. Dengan pendekatan yang tepat, penjual akan berubah dari defensif menjadi kolaboratif.
 
Pertanyaan #5: "Apakah Penjual Bersedia Menandatangani Surat Kesepakatan Tidak Bersaing?"

Keuntungan membeli perusahaan yang sedang beroperasi adalah database pelanggan. Keuntungan tersebut hilang jika pemilik bisnis yang hendak menjual bisnisnya juga berniat untuk membuka bisnis yang sama dan mengambil pelanggan perusahaan.

Tidak ada cara yang lebih pasti untuk mengetahui motif sebenarnya dari seorang penjual kecuali menandatangani surat kesepakatan untuk tidak bersaing. Jika penjual menolak, pembeli harus melanjutkan dengan hati-hati karena niat penjual berlawanan dengan kepentingan jual beli.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/lima-pertanyaan-yang-patut-ditanyakan-pembeli-bisnis

Thursday, February 14, 2013

Cara Jitu Beli Bisnis Secara Online di 2misi.com

2misi.com
Kepikiran untuk mengubah impian Anda dengan memulai bisnis menjadi kenyataan? Mewujudkan impian untuk memulai bisnis bisa menjadi tantangan berat jika tidak mengetahui seluk beluk yang benar. Kebanyakan pembeli bisnis kecil tidak pernah membeli sebuah bisnis sebelumnya dan mungkin sulit untuk mengetahui di mana untuk memulai. Membangun bisnis sendiri niscaya akan memerlukan sejumlah besar komitmen dan dorongan untuk mengatasi rasa takut yang tidak diketahui, tapi tetap menerapkan empat faktor penting dapat membantu memastikan keberhasilan ketika menginvestasikan waktu dan uang ke dalam bisnis.
 
Gunakan Sumber Online

Cara termudah untuk mengetahui daftar bisnis yang hendak dijual adalah di 2misi.com. Iklan baris koran menyertakan jumlah terbatas dari bisnis untuk dijual di satu daerah, sementara pasar online lebih lengkap. 2misi.com menawarkan banyak database bisnis yang tersedia di setiap daerah dan internasional, yang berarti bahwa Anda dapat mencari secara lokal atau dimana saja di negara itu jika Anda mempertimbangkan lokasi lain.
 
Cerdaslah dalam Berurusan dengan Penjual

Setelah Anda menemukan sebuah bisnis yang menarik bagi Anda, hubungi pemilik bisnis. Buatlah daftar dari setiap pertanyaan yang belum Anda mengerti, dan pastikan untuk mendapatkan semua informasi yang Anda butuhkan dari penjual. Sebagai contoh, tanyakan alasan mengapa bisnis mau dijual.

Jika Anda tertarik dengan bisnis tersebut, segera hubungi penjual dan mintalah untuk melihat bisnis tersebut secara langsung. Jika memungkinkan, kunjungi bisnis tersebut tanpa mengidentifikasi diri sendiri sebagai calon pembeli untuk memastikan Anda puas dengan penampilan dan lokasi.

Jangan takut untuk bernegosiasi. Bisnis umumnya terjual hingga pengurangan harga sebesar 25 persen dari harga yang ditawarkan oleh penjual, sehingga tidak perlu untuk menetap pada harga yang ditawarkan kepada Anda.
 
Lakukan Uji Tuntas

Setelah Anda berkomunikasi dengan penjual dan semua informasi telah diberikan oleh penjual, ada kemungkinan Anda tergiur untuk mempercepat proses dan menandatangani akta jual beli secepat mungkin karena keinginan yang sangat besar untuk memiliki bisnis sendiri. Walaupun memiliki bisnis sendiri sangat menarik, masih ada kebutuhan penting lain yaitu "Uji Tuntas".

Meskipun laporan keuangan dan data-data yang diberikan terdengar baik untuk Anda, sangat disarankan untuk melibatkan profesional dari luar seperti bisnis supervisor 2misi.com untuk memvalidasi semua informasi yang Anda terima dari pemilik bisnis.
 
Perubahan Gaya Hidup

Pemilik bisnis memiliki kebebasan dan tujuan yang jelas. Mereka tidak perlu berurusan dengan atasan, jadwal kerja walaupun kurang dapat diprediksi, akan tetapi bisa lebih fleksibel dan mendapatkan rasa bangga ketika bisnis bisa berkembang dan berhasil.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/cara-jitu-beli-bisnis-secara-online

Wednesday, February 13, 2013

Waralaba - Bagaimana Mereka Dapat Membantu Anda

2misi.com
Waralaba tidak berarti menjamin keberhasilan. Selain itu, sebuah waralaba pada dasarnya adalah sebuah bisnis yang sudah memiliki beberapa keunggulan. Pemilik waralaba telah melakukan kelayakan demografi dan studi pemasaran untuk mengevaluasi basis pelanggan potensial. Namun satu-satunya hal yang mereka tidak bisa lakukan adalah menjamin kesuksesan Anda.
 
Kabar Baik

Waralaba dapat menjadi wahana yang baik untuk memulai karir kewirausahaan Anda. Jika Anda ingin lebih meningkatkan peluang keberhasilan Anda, belilah waralaba pada suatu tempat yang sedang beroperasi. Manfaatkan waralaba yang sudah mapan dan sukses. Dengan cara ini, Anda mengabungkan dua hal yang terbaik yaitu: sebuah konsep waralaba dan historis dari hasil penjualan waralaba yang sedang beroperasi pada area yang Anda incar.

Meskipun tidak mudah untuk menemukan waralaba yang sedang beroperasi dan mau dijual, akan tetapi sebenarnya ada cukup banyak yang tersedia. Cara terbaik untuk menemukannya adalah dengan: menghubungi pemilik waralaba dan menanyakan apakah mereka bisa merekomendasikan daftar waralaba pada suatu lokasi yang sedang beroperasi dan hendak dijual oleh pemegang hak ijin waralaba. Kedua, lakukan pendekatan pada setiap pemegang hak ijin waralaba dan menanyakan jika mereka tahu waralaba mana yang mungkin mau dijual. Mereka mungkin akan memberitahu Anda bahwa mereka mungkin bisa menjual jika harganya sesuai. Lalu Anda akan mendapatkan petunjuk yang berharga untuk di follow up. Tentu saja Anda selalu dapat mencari melalui jalur lain seperti koran dan 2misi.com.

Bagian baik lainnya dari membeli sebuah waralaba adalah Anda dapat menerapkan semua strategi yang sama untuk mengidentifikasi, negosiasi dan pembiayaan pembelian seperti yang Anda lakukan ketika membeli sebuah bisnis non waralaba yang sedang beroperasi. Dengan demikian, disarankan Anda banyak mempelajari strategi yang baik untuk membeli bisnis yang sedang beroperasi.
 
Kemudahan Mendapatkan Informasi

Mungkin fitur yang paling menarik dari membeli waralaba dari sudut pandang pembeli adalah bahwa Anda dapat menyelidiki setiap waralaba jauh lebih mudah daripada bisnis non waralaba yang ada. Alasan untuk ini adalah karena Anda akan dapat melihat waralaba lain di bawah bendera yang sama. Anda dapat berbincang dengan investor waralaba lain di daerah Anda dan mereka akan menjadi sumber informasi untuk Anda.

Ketika menyelidiki dan melakukan uji tuntas suatu waralaba, Anda harus memeriksanya sendiri dan yang lebih penting adalah Anda harus mengevaluasi pemilik waralaba untuk memastikan bahwa mereka mampu dan bersedia memberikan dukungan yang memadai.
 
Mitra Anda adalah Pesaing Anda

Tujuan pemilik waralaba adalah untuk membuka lokasi sebanyak mungkin. Walaupun mereka semua mengatakan bahwa mereka akan mendahulukan kepentingan pemegang ijin waralaba terdahulu, yakinlah bahwa kecuali tercantum di dalam kontrak maka mereka akan terus membuka cabang di daerah yang sama. Ketika mereka membuka lebih banyak cabang, maka Anda akan bersaing dengan merek dengan waralaba yang sama. Setelah pelanggan Anda menemukan cabang waralaba lain yang lebih dekat untuk mereka, maka Anda akan kehilangan bisnis mereka.
 
Cara Mendapatkan Keuntungan di Waralaba

Cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan dalam waralaba adalah terus membuka cabang baru atau membeli waralaba pada lokasi lain. Jika bisa, tetaplah dengan satu kelompok afiliasi perusahaan pemilik waralaba. Dengan cara ini, Anda akan memiliki pengaruh yang berarti dengan pemilik waralaba dan Anda juga dapat fokus dalam menjalankan satu jenis usaha tertentu. Membuka cabang baru dengan terlalu cepat dapat menyebabkan masalah pertumbuhan. Namun, segera setelah Anda pertama kali menjalankannya dengan benar, Anda dapat membuka cabang yang lain.
 
Ringkasan

Waralaba bisa dibilang ideal bagi banyak orang. Jika Anda ingin benar-benar meningkatkan tingkat keberhasilan Anda, belilah waralaba yang sedang berjalan di lokasi yang baik. Ini akan memberikan Anda semua manfaat dari waralaba tersebut berikut dengan data historis dari perjalanan waralaba tersebut.



http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/waralaba-bagaimana-mereka-dapat-membantu-anda

Tuesday, February 12, 2013

Mengapa Membeli Bisnis yang Sedang Beroperasi?

2misi.com
Dengan begitu banyak pilihan yang tersedia bagi Anda, pertanyaan krusial adalah jenis bisnis apa yang sesuai untuk Anda? Antara waralaba, bisnis yang sedang beroperasi, bisnis baru, bisnis berbasis rumah dan MLM. Terlalu banyak pilihan yang tersedia.

Ketika meninjau semua kemungkinan, Anda harus memutuskan apa yang terbaik bagi Anda. Namun, peluang keberhasilan yang terbaik adalah membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba karena berbagai alasan yang logis. Untuk setiap bisnis baru Anda memiliki dua tantangan: mengembangkan produk atau jasa dan kemudian melihat apa, jika ada, orang bersedia membayar Anda untuk itu.

Terlepas dari kinerja masa lalu perusahaan, bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, setidaknya, memiliki sejarah dimana Anda dapat mempelajari sebelum membuat keputusan tertentu. Bahkan jika perusahaan itu tidak menguntungkan di masa lalu, kelebihan Anda sebagai pemilik baru mungkin mampu untuk mengubahnya menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Selain itu, Anda memiliki kemampuan untuk memeriksa apa yang dilakukan oleh perusahaan dimasa lalu yang mengakibatkan kerugian atau keuntungan perusahaan.

Kemudahan Investigasi

Sebelum membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, Anda bisa melakukan penyelidikan menyeluruh dari kegiatan masa lalu, operasionalnya, status saat ini, persaingan, industri dan potensi masa depan. Anda bisa mengumpulkan informasi ini dan kemudian Anda harus menentukan bagaimana langkah-langkah selanjutnya sebagai pemilik baru bisnis tersebut. Jelas lebih akurat dan lebih mudah untuk mendapatkan semua informasi untuk bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, karena Anda akan memiliki sumber informasi yang sudah ada untuk mendapatkan rincian yang dibutuhkan.

Infrastruktur

Anda akan mendapatkan manfaat dari pembelian perusahaan yang telah memiliki infrastruktur, termasuk pelanggan, pemasok, peralatan, karyawan dan sistem. Ini akan memungkinkan Anda untuk fokus pada membangun bisnis dibandingkan memulai bisnis baru di mana semuanya dimulai dari titik nol.

Membeli Dengan Harga Yang Jelas

Membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba tidak berarti Anda akan dikenakan biaya yang lebih mahal. Bahkan, investasi akan lebih murah daripada membangun lokasi waralaba baru atau meluncurkan bisnis baru. Setidaknya Anda tahu apa yang Anda dapatkan jika Anda telah melakukan uji tuntas dengan benar. Selain itu, lokasi baru memerlukan satu tahun atau lebih untuk membangun pasar. Anda dapat menghindari semua ini ketika membeli bisnis atau waralaba yang sedang berjalan.

Fleksibilitas dalam Negosiasi

Anda akan memiliki fleksibilitas yang jauh lebih baik ketika melakukan negosiasi pembelian bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba dibandingkan pilihan lain yang tersedia. Semuanya dari harga pembelian dan cara pembiayaan terbuka untuk negosiasi. Bukankah lebih masuk akal untuk menempatkan diri Anda pada sebuah kondisi di mana Anda memiliki banyak pilihan yang tersedia?

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/mengapa-membeli-bisnis-yang-sedang-beroperasi

Monday, February 11, 2013

Pilihan Bisnis untuk Para Calon Pengusaha

2misi.com
Memiliki bisnis sendiri sedang populer saat ini, tapi jalan untuk memiliki bisnis yang sesuai kepribadian Anda tidak gampang. Hati-hati masuk perangkap jika Anda tidak sepenuhnya siap.

Sangat penting untuk tidak meremehkan pentingnya memilih bisnis yang tepat. Bayangkan untuk mencoba lari maraton mengenakan sepatu lari yang ukurannya terlalu kecil. Itulah bagaimana rasanya mengoperasikan bisnis yang salah. Usaha Anda sudah ditakdirkan dari awal hanya karena Anda salah memilih bisnis yang tidak sesuai dengan minat Anda.

Selama Anda mengikuti beberapa kriteria penting ketika memilih sebuah bisnis, maka tidak ada alasan untuk berkecil hati. Ribuan calon pemilik usaha mengubah mimpi kewirausahaan mereka menjadi kenyataan setiap tahun. Ada berbagai faktor yang menentukan keberhasilan suatu bisnis, percaya atau tidak, kebanyakan dari faktor tersebut tidak terkait dengan jumlah modal yang Anda punya untuk berinvestasi dalam bisnis.

Memilih Jenis Bisnis yang Tepat

Kepentingan pribadi dan gairah adalah bagian yang tidak dapat dinegosiasikan dalam memilih dan menjalankan bisnis yang sukses.

Ketika kegembiraan awal menjadi pemilik bisnis habis, Anda akan ditinggalkan dengan tugas untuk benar-benar melakukan pekerjaan, hari demi hari, selama Anda memiliki bisnis tersebut. Jika jenis bisnis yang Anda lakukan tidak menarik bagi Anda, maka Anda akan medapatkan kekecewaan dan frustrasi di tengah jalan.

Banyak pemilik bisnis baru memulai proses dengan melakukan penilaian yang jujur tentang kepentingan mereka. Bahkan, bisnis yang paling sukses sering dimulai dari hobi yang akhirnya mengilhami membeli bisnis yang sedang beroperasi.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah keahlian dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan suatu bisnis. Secara teoritis, mungkin saja bisa untuk membeli bisnis di mana Anda benar-benar tidak memiliki keterampilan atau pengalaman. Masalahnya adalah bisnis tersebut tidak bisa bertahan karena menunggu Anda belajar dan memakan waktu yang panjang. Sebagai contoh, jika seseorang tanpa keahlian sebelumnya dalam industri salon membeli sebuah salon rambut yang ada lalu melatih diri sendiri dan bersertifikat, masalah besarnya adalah bagaimana bisnis akan bertahan sementara pemiliknya masih belajar. Apakah ada karyawan lain bisa mengisi kesenjangan sementara waktu?

Saat Anda menilai minat Anda, bersikap realistis tentang tingkat keahlian Anda. Jika bidang yang Anda pilih atau industri membutuhkan pelatihan, faktor itu harus menjadi rencana bisnis Anda dari awal dan membuat tunjangan untuk mengimbangi integrasi bertahap ke dalam operasional sehari-hari.

Identifikasi Peluang Bisnis yang Benar

Setelah Anda telah menentukan jenis bisnis yang menarik bagi Anda dan bahwa Anda akan benar-benar menjadi pemilik, langkah berikutnya adalah untuk mencari usaha tertentu yang sesuai dengan budget yang Anda miliki. Kecuali Anda memiliki sejumlah besar uang yang siap untuk di investasikan, Anda perlu memikirkan pembiayaan oleh bank atau layanan jasa keuangan atau pinjaman untuk membiayai sebagian dari harga pembelian. Kunjungan ke bankir Anda atau pembiayaan professional lainnya merupakan prasyarat untuk memulai pencarian Anda. Tujuannya untuk memahami seberapa banyak Anda mampu membayar untuk suatu bisnis. Hitung total jumlah yang Anda bisa dapatkan dari bank, teman-teman dan keluarga, atau pembiayaan oleh penjual bisnis yang Anda minati.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/pilihan-bisnis-untuk-para-calon-pengusaha

Friday, February 8, 2013

Cara Membeli Bisnis yang Tepat untuk Anda

2misi.com
Ada beberapa hal yang terbukti dapat membantu Anda dalam menentukan bisnis apa yang tepat untuk Anda. Kumpulkan lima kriteria terbaik untuk bisnis yang ingin Anda beli. Pikirkan tentang hal ini dan buat kriteria yang spesifik sesuai situasi dan kondisi Anda.

Sebagai contoh, ini adalah lima kriteria terbaik saya untuk setiap bisnis yang menjadi pertimbangan sebelum membeli bisnis:

Kriteria #1:    Bisnis tersebut harus fokus pada penjualan dan pemasaran karena bisa dibilang saya pakarnya.
Kriteria #2:    Harus memiliki beberapa unsur eksklusivitas baik dalam produk atau jasa dalam suatu wilayah tertentu. Jika tidak, saya tidak memiliki perbedaan dengan kompetitor dan akan menjadi sangat sulit untuk mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama.
Kriteria #3:    Produk atau jasa yang dijual harus memiliki keuntungan yang cukup tinggi. Jadi hanya masalah waktu, ketekunan, dan kecerdasan menjual, saya dapat membangun bisnis yang lebih besar. Selain itu, dengan keuntungan dari produk dan jasa yang lumayan, saya dapat mencoba hal baru, cara-cara kreatif untuk membangun bisnis.
Kriteria #4:    Harus ada permintaan yang memadai untuk produk atau jasa yang saya jual. Saya telah belajar dari pengalaman buruk bahwa mencoba untuk menciptakan permintaan terlalu mahal.
Kriteria #5:    Saya tidak ingin menjual produk dan jasa yang terlalu sensitif dengan harga. Tidak ada kelangsungan jangka panjang dalam model bisnis seperti itu.

Ini adalah kriteria yang saya terapkan. Tidak dapat dibantahkan dan tidak bisa dinegosiasikan. Kriteria yang saya terapkan anti krisis. Ketika saya menemukan bisnis yang sesuai dengan kriteria saya, dan ada banyak, saya yakin akan berhasil. Anda juga bisa mengikuti kriteria saya. Namun, jauh lebih penting bagi Anda menyesuaikan dengan kelebihan dan situasi Anda.

Sebenarnya saya punya kriteria keenam dan ketujuh, tetapi mereka masih bisa dinegosiasikan: Saya suka bisnis yang tidak memiliki banyak karyawan dan saya lebih suka, jika mungkin, untuk memiliki sebuah bisnis di mana bisa mendapatkan pesanan berulang dari semua klien. Tapi kriteria tersebut masih bisa dihapus kecuali lima kriteria awal yang sudah saya terapkan.

Anda mungkin tidak bisa memikirkan lima kriteria sendiri saat ini. Kriteria Anda bahkan dapat berubah selama masa pencarian bisnis. Saati Anda mengevaluasi bisnis yang berbeda, berbicara dengan penjual, dan melakukan penelitian, Anda mungkin menemukan kriteria-kriteria tertentu yang bisa ditambahkan atau dihapus dari daftar kriteria Anda. Wajar saja. Namun, mendapatkan daftar kriteria sesegera mungkin merupakan hal mendasar untuk keberhasilan Anda!

Bisnis yang tepat bagi Anda adalah yang sesuai dengan kelebihan Anda dan tidak mengekploitasi kelemahan Anda. Bayangkan diri Anda dalam bisnis tersebut. Sangat penting Anda bisa menikmati bisnis yang Anda jalankan. Jika tidak bisa, maka tidak mungkin Anda bisa sukses. Bisnis yang Anda jalankan harus membuat Anda bangga sebagai pemilik. Faktor lainnya adalah untuk menghindari jatuh cinta dengan produk, melainkan, Anda harus jatuh cinta dengan keuntungan dan gaya hidup yang dapat diberikan kepada Anda.

Tetap Fokus - Jangan Putus Asa
Selama fase pencarian, sangat mudah untuk kewalahan dengan jumlah bisnis yang tersedia. Lakukan pendekatan secara sistematis. Jika perlu, singkirkan bisnis yang tidak Anda inginkan. Misalnya, jika Anda tidak tertarik dengan restoran dan toko kelontong, Anda telah menyingkirkan 30% dari semua daftar bisnis yang dijual lewat 2misi.com

Pahami bahwa informasi di iklan bisnis dijual tidak lengkap. Hubungi penjual dan atur pertemuan. Siapkan pertanyaan-pertanyaan yang perlu Anda tanyakan. Kunjungi bisnis tersebut. Dengan setiap pertemuan Anda semakin lebih dekat mengetahui apa yang tepat dan tidak tepat untuk Anda.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/cara-membeli-bisnis-yang-tepat-untuk-anda

Friday, February 1, 2013

Peluang Memiliki Bisnis Saat Ini

2misi.com
Ada 2 faktor yang memotivasi keinginan orang berbisnis sendiri. Suku bunga yang lebih rendah memainkan peran penting dengan memungkinkan individu untuk membiayai bisnis mereka dengan harga menarik. Selanjutnya, pasar kerja: ketika pekerjaan berlimpah, orang pertama berpikir tentang beralih perusahaan daripada mempertimbangkan wirausaha. Ketika pekerjaan langka, memiliki bisnis menjadi pilihan yang layak.

Kebanyakan orang bermimpi memiliki bisnis. Untuk sebagian besar, ada 3 opsi yang mungkin dan masuk akal: memulai bisnis, membeli waralaba atau membeli bisnis yang sudah ada. Semua memiliki pro dan kontra tersendiri, dan pilihan tergantung pada tujuan spesifik dan harapan dari setiap individu.
 
Bisnis Baru

Saya selalu percaya bahwa setiap orang harus memulai setidaknya satu bisnis yang dibangun dari nol sekali seumur hidupnya. Hal ini dapat menjadi salah satu usaha yang paling menakjubkan dan menjadi pendidikan penting bagi Anda. Sayangnya, peluang untuk sukses sangat tidak baik. Bahkan, lebih dari 80% gagal dalam tiga tahun pertama dan 80% dari sisanya lagi gagal dalam dua tahun ke depan. Itu berarti bahwa 96% gagal secara keseluruhan, pendidikan yang mahal, bukan?

Penyebab terbesar terhadap kegagalan adalah kurangnya modal. Saya sudah merintis beberapa bisnis dari nol dan saya sekarang telah mengantisipasi hal-hal berikut:
  • Pendapatan datang sekitar setengah kali lipat lebih lama dari yang diharapkan sejak awal.
  • Biaya menjadi jauh lebih tinggi daripada yang diantisipasi.
  • Ternyata pasar tidak seantusias yang saya harapkan untuk produk dan jasa yang saya tawarkan.
Tentu saja, banyak bisnis baru yang bertahan hidup, dan berkembang, jauh melampaui harapan. Tentu saja, saya belajar dari pengalaman setelah mengalamai beberapa kegagalan. Jika Anda akan memulai bisnis, sangat penting bahwa Anda tidak hanya merencanakan dengan benar, tetapi Anda yakin bahwa Anda memiliki sumber daya keuangan untuk bertahan lebih lama dari harapan awal.
 
Waralaba

Menjalankan waralaba dapat menjadi titik awal yang indah bagi mereka yang melompat dari karyawan menjadi pengusaha. Keindahan waralaba, dalam teori, adalah mereka menyediakan Anda dengan resep sukses untuk menjalankan bisnis, yang mencakup semua kegiatan sehari-hari. Walaupun terdengar menarik, kita juga harus menyadari bahwa potensi waralaba umumnya terbatas.

Sangat susah sekali memperoleh hak waralaba untuk satu wilayah yang luas, kecuali jika Anda membeli sebuah waralaba yang belum terbukti hasilnya. Biasanya setelah teritori waralaba Anda mulai mencapai keberhasilan, pemilik waralaba akan membuka lokasi tambahan di dekatnya. Akibatnya, "partner" Anda menjadi pesaing Anda.

Perlu diingat bahwa agenda pemilik waralaba adalah untuk menjual waralaba. Tentunya, mereka ingin Anda berhasil, tetapi membuka lokasi baru adalah tujuan perusahaan mereka. Walaupun mereka menyediakan dukungan yang memadai, penting juga bagi Anda untuk belajar sendiri untuk memastikan bahwa Anda mampu menjalankan bisnis tersebut dan memastikan memiliki pasar dan lokasi yang tepat. Hubungan Anda dengan Pemilik waralaba sangat penting. Jika Anda tidak percaya pada mereka, maka Anda harus hati-hati mempertimbangkan apakah Anda ingin mereka sebagai mitra Anda dalam usaha ini.
 
Bisnis yang Sedang Beroperasi

Membeli perusahaan yang sedang berlangsung akan memberikan manfaat yang tidak bisa didapatkan baik dalam memulai bisnis baru atau waralaba. Dengan bisnis yang sudah ada, Anda akan memiliki:
  • Informasi keuangan historis.
  • Pondasi dalam infrastruktur (karyawan, pelanggan, pemasok, sistem dan prosedur).
  • Arus kas berjalan.
Walaupun terdengar menarik, tentu saja ada biaya ekstra yang harus Anda keluarkan untuk semua manfaat membeli bisnis yang sedang beroperasi. Namun, tujuan menginvestasikan uang Anda adalah untuk membuat keputusan bijaksana jangka panjang dan bisnis yang sudah ada menawarkan potensi terbesar. Selain itu, Anda biasanya akan bernegosiasi langsung dengan penjual sehingga Anda dapat membuat kesepakatan kreatif yang memungkinkan Anda untuk memperoleh bisnis tersebut lebih murah dari harga yang ditawarkan penjual pada awalnya.

Terlepas dari pilihan Anda, hal yang paling penting adalah bahwa Anda berusaha melakukan sesuatu! Semua orang tahu bahwa kecuali jika Anda memiliki posisi senior dalam sebuah perusahaan, Anda tidak akan bisa kaya hanya dengan bekerja untuk orang lain. Bahkan jika Anda seorang eksekutif dengan gaji tinggi, Anda bisa saja diberhentikan oleh perusahaan jika keuangan perusahaan dalam kondisi tidak baik.

Bagi banyak orang, memiliki bisnis adalah mimpi. Bagi beberapa orang, hal itu akan menjadi kenyataan. Nasib Anda berada di tangan Anda. Apakah Anda memilih bisnis baru, waralaba, atau bisnis yang sedang beroperasi, hal itu terserah Anda. Yang pasti mulailah saat ini juga dan jadilah bos atas masa depan Anda sendiri.
 
http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/peluang-memiliki-bisnis-saat-ini