Showing posts with label Membeli Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Membeli Bisnis. Show all posts

Tuesday, February 26, 2013

Metode Pembiayaan Membeli Bisnis

2misi.com
Sangat jarang pembeli memiliki uang yang cukup untuk membeli bisnis dan langsung melunasinya. Mereka mengandalkan berbagai sumber untuk membiayai pembelian. Jika Anda punya rencana membeli bisnis, akan tetapi menghadapi kekurangan modal dan tidak ada ide yang jelas tentang di mana untuk memulai, pertimbangkanlah pilihan pembiayaan berikut:
 
Jaringan Peminjam

Jika Anda tidak dapat mengakses modal bank untuk membiayai pembelian suatu bisnis, salah satu alternatif adalah untuk mencari jaringan peminjam. Jaringan ini tidak melibatan lembaga pemberi pinjaman seperti bank atau institusi, tetapi memungkinkan transaksi pinjaman secara langsung antar individu.
 
Teman dan Keluarga

Meminjam uang dari orang-orang terdekat Anda mungkin adalah metode paling kuno dan efektif dari pembiayaan menuju kewirausahaan. Banyak orang yang ragu-ragu untuk meminjam uang dari teman dan keluarga karena takut terjadi perselisihan hubungan pribadi, tetapi jika Anda yakin dan mampu mengembalikan pinjaman dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama dan hanya meminjam dari mereka yang berada dalam posisi finansial yang sehat tanpa resiko keuangan, hal ini dapat menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mendanai pembelian bisnis.
 
Pembiayaan Oleh Penjual

Saat ini semakin banyak transaksi bisnis yang akan dijual melibatkan pembiayaan oleh penjual setidaknya sebagian dari nilai penjualan tersebut. Dalam kesepakatan yang mencakup pembiayaan oleh penjual, penjual mengambil sebagian dari harga pembelian secara tunai dan sisanya dalam bentuk surat perjanjian hutang bahwa pembeli akan membayar sisa pinjaman dengan bunga selama periode tiga sampai lima tahun.

Hal ini menjadi penting di saat pembeli mengalami kesulitan mengakses dana melalui metode tradisional, sehingga ikut meringankan pembeli dalam menyediakan uang muka. Penjual yang terus mengatakan tidak untuk membiayai penjualan bisnis mereka, akan menemukan kesulitan untuk mendapatkan kesepakatan akhir. Banyak penjual yang telah menyadari hal ini, sehingga telah banyak terjadi peningkatan dalam pembiayaan bisnis oleh penjual di pasaran.

Jika Anda memiliki rencana untuk membeli bisnis, maka sangat penting untuk menyadari pilihan pembiayaan-pembiayaan. Perlu diketahui bahwa untuk beberapa kasus masih mungkin untuk meminjam dari bank. Stimulus pemerintah dan kebijakan bank sedang berusaha untuk mempromosikan pinjaman usaha kecil menegah / UKM, meskipun banyak bank masih lebih konservatif terhadap siapa dan kapan mereka akan memberikan pinjaman uang. Jika Anda telah bertanya dan tidak mampu mendapatkan pinjaman bank, Anda masih memiliki opsi yang disebutkan di atas untuk mencapai tujuan menjadi pengusaha.

Saat ini pasaran untuk bisnis yang sedang dijual penuh dengan peluang menarik yang memungkinkan Anda untuk menentukan nasib Anda sendiri. Dengan berbagai pilihan yang tersedia, tidak ada alasan untuk membiarkan kekurangan sumber modal untuk mengapai impian Anda.

http://www.2misi.com/article/id/2012/07/all/metode-pembiayaan-membeli-bisnis

Monday, February 25, 2013

Negosiasi Untuk Mencapai Kesepakatan Besar

2misi.com
Ketika membeli sebuah bisnis, momen paling menarik dan mencemaskan adalah ketika memasuki tahap negosiasi dan mengajukan tawaran. Sama seperti setiap aspek proses pembelian, persiapan Anda akan menentukan tingkat keberhasilan Anda.

Negosiasi melibatkan banyak hal pribadi. Ketika berhadapan dengan penjual, Anda harus ingat bahwa ini adalah momen yang sangat emosional bagi mereka. Mereka ingin menjual bisnis yang telah mereka dapatkan dari hasil kerja keras dan keringat sendiri. Hal ini adalah perubahan yang besar bagi mereka dan sering kali mereka menjadi tidak rasional. Mereka merasa seolah-olah mereka kehilangan bagian dari diri mereka sendiri. Lebih pekalah terhadap emosi mereka tetapi jangan pernah mengorbankan kesepakatan yang baik untuk Anda.
 
Cari "Penderitaan" mereka, Tenangkan dan Anda Menang!

Semua orang memiliki "alasan khusus" dalam sebuah kesepakatan. Ini adalah hal penting bagi pembeli atau penjual untuk membuat atau menghancurkan kesepakatan. Setelah Anda mengidentifikasi mereka dan menemukan cara untuk meredakan kekhawatiran mereka, Anda akan menang. Hal ini telah terbukti sepanjang waktu.

Metode sebelumnya biasanya lebih efektif hanya kalau Anda dapat menganalisis berbagai informasi setelah Anda melihat struktur penawaran. Namun, menanyakan langsung kepada mereka adalah cara yang sangat akurat.

Jika memungkinkan, berikan penawaran yang lebih dekat dengan harga yang penjual hendaki akan tetapi, sebagai gantinya, dapatkan pengurangan suku bunga pada sisa pembayaran, perpanjang pembayaran pertama sampai 60, 90 atau 180 hari setelah akta jual beli, bernegosiasi pada tahun pertama tanpa bunga atau melunasi semuanya sekaligus kapan saja tanpa penalti. Ada ribuan hal yang dapat Anda lakukan begitu Anda mengetahui "alasan khusus" mereka menjual.
 
Persiapan adalah Kunci Sukses Negosiasi

Perjanjian jual beli rata-rata memiliki lebih dari lima puluh klausal yang bisa dinegosiasikan. Ada yang yang terlibat dari sekedar menyepakati harga, uang muka dan berbagai kondisi umum.
 
Menata Penawaran

Pada banyak kasus, penawaran harga adalah indikasi akuisisi yang berpotensial. Terkadang ini bisa menjadi cara yang paling efektif untuk mendapatkan informasi tentang keseriusan pembeli. Ada situasi tertentu Anda terpaksa membuat tawaran tanpa memiliki semua data yang Anda harapkan. Sebagai contoh, Anda mungkin hanya mendapatkan akses laporan keuangan.

Tidak perlu panik. Anda mungkin bisa menanyakan kepada penjual: "Bagaimana saya bisa merumuskan tawaran tanpa semua informasi yang saya butuhkan?." Pertanyaan yang bagus secara teori, tapi ini belum realistis untuk penjual. Dengan mempertimbangkan fakta bahwa banyak calon pembeli yang kurang serius dan menjaga aspek kerahasiaan, penjual mungkin memilih untuk menahan informasi tertentu.

Tidak ada yang salah jika penjual tersinggung. Anda selalu dapat memperbaiki penawaran. Selain itu, nilai harga jual suatu bisnis berbeda antara pembeli dan penjual. Di situlah mulainya negosiasi. Tidak ada aturan pasti seperti apa persyaratan penawaran Anda seharusnya. Setiap situasi berbeda. Meskipun tidak dianjurkan untuk membuat penawaran yang tidak wajar. Jangan terlalu berlebihan menganalisis setiap akuisisi yang potensial. Jika bisnis tersebut menarik dan Anda telah melakukan studi kelayakan dengan benar, segera berikan penawaran harga.

Umumnya, setelah penawaran Anda diterima oleh penjual, Anda akan diberikan waktu yang cukup untuk melakukan uji tuntas.
 
Pengacara, Akuntan dan Bisnis Supervisor - Setiap Orang Memiliki Pendapat

Pengacara tidak bisa menegosiasikan kesepakatan untuk Anda. Mereka hanya bisa membantu untuk memastikan Anda terlindungi dari kewajiban dan tanggung jawab yang bisa merugikan Anda. Akan tetapi ketika menegosiasikan kesepakatan bisnis yang sebenarnya, mereka bukanlah orang-orang yang mampu memberikan masukan yang bermanfaat untuk Anda. Anda bisa sekedar mendengar pendapat mereka secara umum, tetapi batasin masukan yang sesuai dengan keahlian mereka saja seperti aspek hukum dari perjanjian jual beli.

Adapun untuk seorang akuntan, mereka juga memiliki peran memberikan masukan dari sudut pandang keuangan dan pajak. Manfaatkan keahlian mereka juga, tapi jangan biarkan mereka mempengaruhi kesepakatan bisnis yang sebenarnya.

Bisnis supervisor akan tetap di sisi Anda sejak awal sampai akhir transaksi dan memberikan feedback yang berharga sepanjang jalan untuk menghindari kesalahan fatal.
 
Akhir Kata

Negosiator yang baik memang tidak dilahirkan, tetapi mereka berevolusi. Efektivitas Anda akan meningkat seiring waktu. Tujuan Anda adalah kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Jangan kehilangan kesabaran. Jangan konfrontatif. Jika ada berita yang sulit untuk disampaikan, biarkan bisnis supervisor 2misi.com yang melakukannya.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/negosiasi-untuk-mencapai-kesepakatan-besar

Thursday, February 21, 2013

Uji Tuntas - Bagaimana Mengetahui Masalah Potensial Sebelum Membeli Bisnis

2misi.com
Uji tuntas adalah tahap yang paling penting dalam proses pembelian suatu bisnis. Banyak calon pembeli yang menganggap uji tuntas hanya sebatas mengevaluasi laporan keuangan, akan tetapi kenyataanya uji tuntas jauh melebihi itu. Uji tuntas termasuk penyelidikan, evaluasi manajemen, operasional perusahaan dan masa depan perusahaan.

Salah satu kunci untuk membeli bisnis yang baik adalah kemampuan Anda untuk mempelajari rincian bisnis secara mendalam. Untuk mengidentifikasi kelebihan, kelemahan, plus, minus, peluang pertumbuhan dan area yang menjadi perhatian. Jika Anda tidak melakukan pekerjaan yang baik dalam mengumpulkan informasi, maka Anda tidak akan dapat mengambil keputusan serta menyelesaikan transaksi karena Anda tidak yakin terhadap bisnis tersebut.
 
Kapan Mulai Uji Tuntas?

Proses investigasi harus dimulai saat Anda mulai tertarik dengan bisnis tersebut. Tentu saja tujuan Anda adalah untuk memastikan bahwa Anda menemukan segala sesuatu tentang bisnis tersebut sebelum Anda membelinya. Anda tidak harus bertemu penjual atau bahkan mengunjungi bisnis untuk memulai penelitian Anda. Internet adalah media luar biasa yang memungkinkan Anda untuk menyelidiki usaha, industri, kompetisi, pemasaran, pemasok, dan seterusnya.

Memulai investigasi Anda lebih awal sangat penting sekali. Dengan cara ini, Anda akan memposisikan diri untuk mengajukan pertanyaan yang tepat kepada penjual. Setelah Anda maju ke tahap tawaran diterima, Anda akan memulai inspeksi atau pengecekan keuangan. Periode ini biasanya berlangsung 10-30 hari. Ini adalah saat ketika Anda akan memiliki akses ke semua buku perusahaan dan catatan-catatan perusahaan walaupun akses Anda mungkin dibatasi oleh Penjual karena faktor kerahasiaan.
 
Beberapa Hal yang Perlu Diingat:

Memiliki Waktu Yang Cukup
Banyak penjual memaksakan uji tuntas diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, kadang-kadang hanya beberapa hari saja. Abaikan hal ini - Berikan diri Anda cukup waktu untuk menyelesaikan semua bagian dari proses uji tuntas. Anda harus mempunyai cukup waktu untuk bernegosiasi, jadi jangan mengurangi waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan uji tuntas secara menyeluruh. Uji tuntas laporan keuangan biasanya dapat dilakukan dalam beberapa hari, akan tetapi masih ada yang lain yang perlu diselidiki dan lebih memakan waktu. Itulah mengapa jangka waktu 20 hari cukup masuk akal untuk bisnis yang besar, sedangkan jangka waktu 15 hari diperlukan untuk bisnis yang lebih kecil untuk menyelesaikan uji tuntas hingga tahap transaksi jual beli.

Persiapkan dengan Benar
 
Berhubung Anda memiliki waktu yang terbatas, maka berikan kepada penjual berupa daftar dari semua informasi atau laporan yang Anda butuhkan untuk melaksanakan uji tuntas. Tidak peduli apa yang diberitahukan kepada Anda, jangan memulai proses uji tuntas hingga mereka telah memberikan apa yang Anda perlukan dengan benar untuk menyelesaikan uji tuntas tersebut.

Berurusan Dengan Kejutan
 
Anda mungkin akan menemukan beberapa kejutan, jangan panik, itu normal. Hadapilah masalah tersebut. Cari klarifikasi. Selesaikan kasus Anda. Jangan menghadap penjual setiap kali Anda menemukan ketidakpastian antara apa yang Anda telah lihat berlawanan dengan apa yang diberitahukan kepada Anda. Tidak ada bisnis yang sempurna. Aturan dalam menghadapi masalah adalah jangan memperlakukan setiap insiden sebagai bencana atau bencana sebagai insiden. Jika Anda menemukan masalah besar, Anda harus mencari fakta dan kemudian Anda dapat memutuskan tindakan tepat yang harus diambil dengan penjual (seperti negosiasi ulang, keluar dari perundingan, dll).

Jika Anda belum mengumpulkan informasi yang tepat atau gagal menyelidiki bisnis secara menyeluruh, Anda tidak akan 100% yakin terhadap apa yang harus dilakukan. Dan juga, Anda mungkin akan menghentikan proses tersebut. Sebaliknya, jika Anda melakukan pekerjaan yang sempurna dalam penyelidikan bisnis, dan segala sesuatu yang lain masuk akal, kemudian membuat keputusan akhir hanya memerlukan satu langkah!

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/bagaimana-mengetahui-masalah-potensial-sebelum-membeli-bisnis

Tuesday, February 12, 2013

Mengapa Membeli Bisnis yang Sedang Beroperasi?

2misi.com
Dengan begitu banyak pilihan yang tersedia bagi Anda, pertanyaan krusial adalah jenis bisnis apa yang sesuai untuk Anda? Antara waralaba, bisnis yang sedang beroperasi, bisnis baru, bisnis berbasis rumah dan MLM. Terlalu banyak pilihan yang tersedia.

Ketika meninjau semua kemungkinan, Anda harus memutuskan apa yang terbaik bagi Anda. Namun, peluang keberhasilan yang terbaik adalah membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba karena berbagai alasan yang logis. Untuk setiap bisnis baru Anda memiliki dua tantangan: mengembangkan produk atau jasa dan kemudian melihat apa, jika ada, orang bersedia membayar Anda untuk itu.

Terlepas dari kinerja masa lalu perusahaan, bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, setidaknya, memiliki sejarah dimana Anda dapat mempelajari sebelum membuat keputusan tertentu. Bahkan jika perusahaan itu tidak menguntungkan di masa lalu, kelebihan Anda sebagai pemilik baru mungkin mampu untuk mengubahnya menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Selain itu, Anda memiliki kemampuan untuk memeriksa apa yang dilakukan oleh perusahaan dimasa lalu yang mengakibatkan kerugian atau keuntungan perusahaan.

Kemudahan Investigasi

Sebelum membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, Anda bisa melakukan penyelidikan menyeluruh dari kegiatan masa lalu, operasionalnya, status saat ini, persaingan, industri dan potensi masa depan. Anda bisa mengumpulkan informasi ini dan kemudian Anda harus menentukan bagaimana langkah-langkah selanjutnya sebagai pemilik baru bisnis tersebut. Jelas lebih akurat dan lebih mudah untuk mendapatkan semua informasi untuk bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba, karena Anda akan memiliki sumber informasi yang sudah ada untuk mendapatkan rincian yang dibutuhkan.

Infrastruktur

Anda akan mendapatkan manfaat dari pembelian perusahaan yang telah memiliki infrastruktur, termasuk pelanggan, pemasok, peralatan, karyawan dan sistem. Ini akan memungkinkan Anda untuk fokus pada membangun bisnis dibandingkan memulai bisnis baru di mana semuanya dimulai dari titik nol.

Membeli Dengan Harga Yang Jelas

Membeli bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba tidak berarti Anda akan dikenakan biaya yang lebih mahal. Bahkan, investasi akan lebih murah daripada membangun lokasi waralaba baru atau meluncurkan bisnis baru. Setidaknya Anda tahu apa yang Anda dapatkan jika Anda telah melakukan uji tuntas dengan benar. Selain itu, lokasi baru memerlukan satu tahun atau lebih untuk membangun pasar. Anda dapat menghindari semua ini ketika membeli bisnis atau waralaba yang sedang berjalan.

Fleksibilitas dalam Negosiasi

Anda akan memiliki fleksibilitas yang jauh lebih baik ketika melakukan negosiasi pembelian bisnis yang sedang beroperasi atau waralaba dibandingkan pilihan lain yang tersedia. Semuanya dari harga pembelian dan cara pembiayaan terbuka untuk negosiasi. Bukankah lebih masuk akal untuk menempatkan diri Anda pada sebuah kondisi di mana Anda memiliki banyak pilihan yang tersedia?

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/mengapa-membeli-bisnis-yang-sedang-beroperasi

Monday, February 11, 2013

Pilihan Bisnis untuk Para Calon Pengusaha

2misi.com
Memiliki bisnis sendiri sedang populer saat ini, tapi jalan untuk memiliki bisnis yang sesuai kepribadian Anda tidak gampang. Hati-hati masuk perangkap jika Anda tidak sepenuhnya siap.

Sangat penting untuk tidak meremehkan pentingnya memilih bisnis yang tepat. Bayangkan untuk mencoba lari maraton mengenakan sepatu lari yang ukurannya terlalu kecil. Itulah bagaimana rasanya mengoperasikan bisnis yang salah. Usaha Anda sudah ditakdirkan dari awal hanya karena Anda salah memilih bisnis yang tidak sesuai dengan minat Anda.

Selama Anda mengikuti beberapa kriteria penting ketika memilih sebuah bisnis, maka tidak ada alasan untuk berkecil hati. Ribuan calon pemilik usaha mengubah mimpi kewirausahaan mereka menjadi kenyataan setiap tahun. Ada berbagai faktor yang menentukan keberhasilan suatu bisnis, percaya atau tidak, kebanyakan dari faktor tersebut tidak terkait dengan jumlah modal yang Anda punya untuk berinvestasi dalam bisnis.

Memilih Jenis Bisnis yang Tepat

Kepentingan pribadi dan gairah adalah bagian yang tidak dapat dinegosiasikan dalam memilih dan menjalankan bisnis yang sukses.

Ketika kegembiraan awal menjadi pemilik bisnis habis, Anda akan ditinggalkan dengan tugas untuk benar-benar melakukan pekerjaan, hari demi hari, selama Anda memiliki bisnis tersebut. Jika jenis bisnis yang Anda lakukan tidak menarik bagi Anda, maka Anda akan medapatkan kekecewaan dan frustrasi di tengah jalan.

Banyak pemilik bisnis baru memulai proses dengan melakukan penilaian yang jujur tentang kepentingan mereka. Bahkan, bisnis yang paling sukses sering dimulai dari hobi yang akhirnya mengilhami membeli bisnis yang sedang beroperasi.

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah keahlian dan keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan suatu bisnis. Secara teoritis, mungkin saja bisa untuk membeli bisnis di mana Anda benar-benar tidak memiliki keterampilan atau pengalaman. Masalahnya adalah bisnis tersebut tidak bisa bertahan karena menunggu Anda belajar dan memakan waktu yang panjang. Sebagai contoh, jika seseorang tanpa keahlian sebelumnya dalam industri salon membeli sebuah salon rambut yang ada lalu melatih diri sendiri dan bersertifikat, masalah besarnya adalah bagaimana bisnis akan bertahan sementara pemiliknya masih belajar. Apakah ada karyawan lain bisa mengisi kesenjangan sementara waktu?

Saat Anda menilai minat Anda, bersikap realistis tentang tingkat keahlian Anda. Jika bidang yang Anda pilih atau industri membutuhkan pelatihan, faktor itu harus menjadi rencana bisnis Anda dari awal dan membuat tunjangan untuk mengimbangi integrasi bertahap ke dalam operasional sehari-hari.

Identifikasi Peluang Bisnis yang Benar

Setelah Anda telah menentukan jenis bisnis yang menarik bagi Anda dan bahwa Anda akan benar-benar menjadi pemilik, langkah berikutnya adalah untuk mencari usaha tertentu yang sesuai dengan budget yang Anda miliki. Kecuali Anda memiliki sejumlah besar uang yang siap untuk di investasikan, Anda perlu memikirkan pembiayaan oleh bank atau layanan jasa keuangan atau pinjaman untuk membiayai sebagian dari harga pembelian. Kunjungan ke bankir Anda atau pembiayaan professional lainnya merupakan prasyarat untuk memulai pencarian Anda. Tujuannya untuk memahami seberapa banyak Anda mampu membayar untuk suatu bisnis. Hitung total jumlah yang Anda bisa dapatkan dari bank, teman-teman dan keluarga, atau pembiayaan oleh penjual bisnis yang Anda minati.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/pilihan-bisnis-untuk-para-calon-pengusaha

Friday, February 8, 2013

Cara Membeli Bisnis yang Tepat untuk Anda

2misi.com
Ada beberapa hal yang terbukti dapat membantu Anda dalam menentukan bisnis apa yang tepat untuk Anda. Kumpulkan lima kriteria terbaik untuk bisnis yang ingin Anda beli. Pikirkan tentang hal ini dan buat kriteria yang spesifik sesuai situasi dan kondisi Anda.

Sebagai contoh, ini adalah lima kriteria terbaik saya untuk setiap bisnis yang menjadi pertimbangan sebelum membeli bisnis:

Kriteria #1:    Bisnis tersebut harus fokus pada penjualan dan pemasaran karena bisa dibilang saya pakarnya.
Kriteria #2:    Harus memiliki beberapa unsur eksklusivitas baik dalam produk atau jasa dalam suatu wilayah tertentu. Jika tidak, saya tidak memiliki perbedaan dengan kompetitor dan akan menjadi sangat sulit untuk mendapatkan pelanggan baru dan mempertahankan pelanggan lama.
Kriteria #3:    Produk atau jasa yang dijual harus memiliki keuntungan yang cukup tinggi. Jadi hanya masalah waktu, ketekunan, dan kecerdasan menjual, saya dapat membangun bisnis yang lebih besar. Selain itu, dengan keuntungan dari produk dan jasa yang lumayan, saya dapat mencoba hal baru, cara-cara kreatif untuk membangun bisnis.
Kriteria #4:    Harus ada permintaan yang memadai untuk produk atau jasa yang saya jual. Saya telah belajar dari pengalaman buruk bahwa mencoba untuk menciptakan permintaan terlalu mahal.
Kriteria #5:    Saya tidak ingin menjual produk dan jasa yang terlalu sensitif dengan harga. Tidak ada kelangsungan jangka panjang dalam model bisnis seperti itu.

Ini adalah kriteria yang saya terapkan. Tidak dapat dibantahkan dan tidak bisa dinegosiasikan. Kriteria yang saya terapkan anti krisis. Ketika saya menemukan bisnis yang sesuai dengan kriteria saya, dan ada banyak, saya yakin akan berhasil. Anda juga bisa mengikuti kriteria saya. Namun, jauh lebih penting bagi Anda menyesuaikan dengan kelebihan dan situasi Anda.

Sebenarnya saya punya kriteria keenam dan ketujuh, tetapi mereka masih bisa dinegosiasikan: Saya suka bisnis yang tidak memiliki banyak karyawan dan saya lebih suka, jika mungkin, untuk memiliki sebuah bisnis di mana bisa mendapatkan pesanan berulang dari semua klien. Tapi kriteria tersebut masih bisa dihapus kecuali lima kriteria awal yang sudah saya terapkan.

Anda mungkin tidak bisa memikirkan lima kriteria sendiri saat ini. Kriteria Anda bahkan dapat berubah selama masa pencarian bisnis. Saati Anda mengevaluasi bisnis yang berbeda, berbicara dengan penjual, dan melakukan penelitian, Anda mungkin menemukan kriteria-kriteria tertentu yang bisa ditambahkan atau dihapus dari daftar kriteria Anda. Wajar saja. Namun, mendapatkan daftar kriteria sesegera mungkin merupakan hal mendasar untuk keberhasilan Anda!

Bisnis yang tepat bagi Anda adalah yang sesuai dengan kelebihan Anda dan tidak mengekploitasi kelemahan Anda. Bayangkan diri Anda dalam bisnis tersebut. Sangat penting Anda bisa menikmati bisnis yang Anda jalankan. Jika tidak bisa, maka tidak mungkin Anda bisa sukses. Bisnis yang Anda jalankan harus membuat Anda bangga sebagai pemilik. Faktor lainnya adalah untuk menghindari jatuh cinta dengan produk, melainkan, Anda harus jatuh cinta dengan keuntungan dan gaya hidup yang dapat diberikan kepada Anda.

Tetap Fokus - Jangan Putus Asa
Selama fase pencarian, sangat mudah untuk kewalahan dengan jumlah bisnis yang tersedia. Lakukan pendekatan secara sistematis. Jika perlu, singkirkan bisnis yang tidak Anda inginkan. Misalnya, jika Anda tidak tertarik dengan restoran dan toko kelontong, Anda telah menyingkirkan 30% dari semua daftar bisnis yang dijual lewat 2misi.com

Pahami bahwa informasi di iklan bisnis dijual tidak lengkap. Hubungi penjual dan atur pertemuan. Siapkan pertanyaan-pertanyaan yang perlu Anda tanyakan. Kunjungi bisnis tersebut. Dengan setiap pertemuan Anda semakin lebih dekat mengetahui apa yang tepat dan tidak tepat untuk Anda.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/cara-membeli-bisnis-yang-tepat-untuk-anda

Tuesday, January 29, 2013

Persiapan Dalam Membeli Bisnis

2misi.com
Persiapan dalam membeli bisnis sangat penting karena Anda dituntut untuk mempersiapkan diri Anda secara matang dan berwawasan cukup dalam menjalankan bisnis ini dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan Anda mampu membuat semua keputusan secara tepat.

 

Memulai Dengan Benar

Diperkirakan sekitar 70% dari semua pencarian yang dilakukan oleh pembeli bisnis dilakukan melalui internet. Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi jenis usaha yang tepat bagi Anda dan kemudian memfokuskan pencarian yang sesuai.
Perhatikan secara baik diri anda. Apa kelebihan anda, kelemahan, suka dan tidak suka? Jangan mencoba suatu hal yang tidak sesuai dengan kepribadian anda.
Banyak orang tidak mengetahui apa bisnis yang benar bagi mereka dan beranggapan hal tersebut bukan suatu masalah. Jika anda terlibat dalam situasi seperti itu, maka hal terbaik yang harus dilakukan adalah mulailah kesampingkan semua bisnis yang tidak Anda inginkan. Selanjutnya, pertimbangkan keuangan Anda dan fokus pada daftar bisnis yang sesuai. Dengan dua kriteria tersebut, Anda dapat meminimalisir berbagai pilihan yang ada.

 

Pelajari Sendiri Mengenai Proses Membeli Bisnis

Terkecuali Anda yang tidak memiliki banyak pengalaman dalam membeli bisnis, maka sangat penting bagi Anda untuk mempelajari sebanyak mungkin pengetahuan dan mendapatkan informasi. Memiliki pengetahuan memungkinkan Anda dapat membedakan antara membeli bisnis yang tepat dan tidak.
Sangat penting menemukan professional yang berkualitas dan spesialis melaksanakan transaksi bisnis. Anda wajib meluangkan waktu mempelajari semua hal yang bisa mempengaruhi kesuksesan dalam meraih impian.
Berpikirlah seperti ini: jika Anda menginvestasikan tabungan Anda untuk membeli sebuah bisnis, apakah pertama kali anda harus menginvestasikan waktu untuk belajar bagaimana membeli sebuah bisnis yang benar? Tentu saja. Ini merupakan salah satu keputusan yang harus Anda lakukan pertama kali!

 

Tentukan Tingkat Investasi Anda

Tentukan dengan pasti berapa banyak uang yang anda siapkan untuk berinvestasi. Jangan bersusah payah mencari bisnis yang tidak terjangkau oleh Anda. Lebih dari 80% pembeli usaha kecil melibatkan pembiayaan yang dibantu oleh penjual. Pada umumnya, penjual ikut membiayai berkisar antara 30% sampai 50% dari harga pembelian atau harga transaksi. Jika anda memiliki Rp 1 milyar untuk berinvestasi, jangan melihat bisnis yang akan dijual seharga Rp 2 milyar.
Dan juga luangkan waktu anda untuk berbincang dengan petugas pinjaman bank untuk meneliti semua solusi pembiayaan.

 

Bisnis Supervisor - Apakah Anda Butuh?

Saya sangat percaya dalam menggunakan bisnis supervisor untuk membantu Anda selama proses jual beli bisnis berlangsung. Seorang bisnis supervisor yang baik dapat dan akan:
  • Memberikan Anda akses ke database bisnis yang akan dijual.
  • Memberikan nasehat kepada Anda selama proses penilaian.
  • Menjaga kesepakatan bersama ketika menghadapi hambatan.
  • Menjadi pembawa berita buruk kepada penjual jika diperlukan.
  • Memastikan semua dokumen yang dibutuhkan lengkap.

 

Lima Langkah Menuju Sukses

Berkomitmen pada batas waktu untuk membeli sebuah bisnis (bukan hanya sekedar "mencari").
  1. Sisihkan waktu setiap hari untuk mencari bisnis di 2misi.com
  2. Aturlah keuangan Anda.
  3. Mulai tentukan jenis bisnis yang akan berkembang sesuai kelebihan Anda dan bisnis yang tidak terpengaruh oleh kelemahan Anda.
  4. Carilah nasihat dari seorang bisnis supervisor yang berkualitas. Anda bisa menggunakan jasa bisnis supervisor dari 2misi.com
  5. Terkecuali bagi Anda yang memiliki banyak pengalaman dalam membeli bisnis, maka pelajari sendiri tentang proses ini. Pelajari sebanyak yang Anda bisa. Ketika Anda berinvestasi untuk masa depan, Anda tidak pernah bisa tahu terlalu banyak!   
http://www.2misi.com/article/id/2012/06/persiapan-dalam-membeli-bisnis