Tuesday, February 26, 2013

Metode Pembiayaan Membeli Bisnis

2misi.com
Sangat jarang pembeli memiliki uang yang cukup untuk membeli bisnis dan langsung melunasinya. Mereka mengandalkan berbagai sumber untuk membiayai pembelian. Jika Anda punya rencana membeli bisnis, akan tetapi menghadapi kekurangan modal dan tidak ada ide yang jelas tentang di mana untuk memulai, pertimbangkanlah pilihan pembiayaan berikut:
 
Jaringan Peminjam

Jika Anda tidak dapat mengakses modal bank untuk membiayai pembelian suatu bisnis, salah satu alternatif adalah untuk mencari jaringan peminjam. Jaringan ini tidak melibatan lembaga pemberi pinjaman seperti bank atau institusi, tetapi memungkinkan transaksi pinjaman secara langsung antar individu.
 
Teman dan Keluarga

Meminjam uang dari orang-orang terdekat Anda mungkin adalah metode paling kuno dan efektif dari pembiayaan menuju kewirausahaan. Banyak orang yang ragu-ragu untuk meminjam uang dari teman dan keluarga karena takut terjadi perselisihan hubungan pribadi, tetapi jika Anda yakin dan mampu mengembalikan pinjaman dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama dan hanya meminjam dari mereka yang berada dalam posisi finansial yang sehat tanpa resiko keuangan, hal ini dapat menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk mendanai pembelian bisnis.
 
Pembiayaan Oleh Penjual

Saat ini semakin banyak transaksi bisnis yang akan dijual melibatkan pembiayaan oleh penjual setidaknya sebagian dari nilai penjualan tersebut. Dalam kesepakatan yang mencakup pembiayaan oleh penjual, penjual mengambil sebagian dari harga pembelian secara tunai dan sisanya dalam bentuk surat perjanjian hutang bahwa pembeli akan membayar sisa pinjaman dengan bunga selama periode tiga sampai lima tahun.

Hal ini menjadi penting di saat pembeli mengalami kesulitan mengakses dana melalui metode tradisional, sehingga ikut meringankan pembeli dalam menyediakan uang muka. Penjual yang terus mengatakan tidak untuk membiayai penjualan bisnis mereka, akan menemukan kesulitan untuk mendapatkan kesepakatan akhir. Banyak penjual yang telah menyadari hal ini, sehingga telah banyak terjadi peningkatan dalam pembiayaan bisnis oleh penjual di pasaran.

Jika Anda memiliki rencana untuk membeli bisnis, maka sangat penting untuk menyadari pilihan pembiayaan-pembiayaan. Perlu diketahui bahwa untuk beberapa kasus masih mungkin untuk meminjam dari bank. Stimulus pemerintah dan kebijakan bank sedang berusaha untuk mempromosikan pinjaman usaha kecil menegah / UKM, meskipun banyak bank masih lebih konservatif terhadap siapa dan kapan mereka akan memberikan pinjaman uang. Jika Anda telah bertanya dan tidak mampu mendapatkan pinjaman bank, Anda masih memiliki opsi yang disebutkan di atas untuk mencapai tujuan menjadi pengusaha.

Saat ini pasaran untuk bisnis yang sedang dijual penuh dengan peluang menarik yang memungkinkan Anda untuk menentukan nasib Anda sendiri. Dengan berbagai pilihan yang tersedia, tidak ada alasan untuk membiarkan kekurangan sumber modal untuk mengapai impian Anda.

http://www.2misi.com/article/id/2012/07/all/metode-pembiayaan-membeli-bisnis

Monday, February 25, 2013

Negosiasi Untuk Mencapai Kesepakatan Besar

2misi.com
Ketika membeli sebuah bisnis, momen paling menarik dan mencemaskan adalah ketika memasuki tahap negosiasi dan mengajukan tawaran. Sama seperti setiap aspek proses pembelian, persiapan Anda akan menentukan tingkat keberhasilan Anda.

Negosiasi melibatkan banyak hal pribadi. Ketika berhadapan dengan penjual, Anda harus ingat bahwa ini adalah momen yang sangat emosional bagi mereka. Mereka ingin menjual bisnis yang telah mereka dapatkan dari hasil kerja keras dan keringat sendiri. Hal ini adalah perubahan yang besar bagi mereka dan sering kali mereka menjadi tidak rasional. Mereka merasa seolah-olah mereka kehilangan bagian dari diri mereka sendiri. Lebih pekalah terhadap emosi mereka tetapi jangan pernah mengorbankan kesepakatan yang baik untuk Anda.
 
Cari "Penderitaan" mereka, Tenangkan dan Anda Menang!

Semua orang memiliki "alasan khusus" dalam sebuah kesepakatan. Ini adalah hal penting bagi pembeli atau penjual untuk membuat atau menghancurkan kesepakatan. Setelah Anda mengidentifikasi mereka dan menemukan cara untuk meredakan kekhawatiran mereka, Anda akan menang. Hal ini telah terbukti sepanjang waktu.

Metode sebelumnya biasanya lebih efektif hanya kalau Anda dapat menganalisis berbagai informasi setelah Anda melihat struktur penawaran. Namun, menanyakan langsung kepada mereka adalah cara yang sangat akurat.

Jika memungkinkan, berikan penawaran yang lebih dekat dengan harga yang penjual hendaki akan tetapi, sebagai gantinya, dapatkan pengurangan suku bunga pada sisa pembayaran, perpanjang pembayaran pertama sampai 60, 90 atau 180 hari setelah akta jual beli, bernegosiasi pada tahun pertama tanpa bunga atau melunasi semuanya sekaligus kapan saja tanpa penalti. Ada ribuan hal yang dapat Anda lakukan begitu Anda mengetahui "alasan khusus" mereka menjual.
 
Persiapan adalah Kunci Sukses Negosiasi

Perjanjian jual beli rata-rata memiliki lebih dari lima puluh klausal yang bisa dinegosiasikan. Ada yang yang terlibat dari sekedar menyepakati harga, uang muka dan berbagai kondisi umum.
 
Menata Penawaran

Pada banyak kasus, penawaran harga adalah indikasi akuisisi yang berpotensial. Terkadang ini bisa menjadi cara yang paling efektif untuk mendapatkan informasi tentang keseriusan pembeli. Ada situasi tertentu Anda terpaksa membuat tawaran tanpa memiliki semua data yang Anda harapkan. Sebagai contoh, Anda mungkin hanya mendapatkan akses laporan keuangan.

Tidak perlu panik. Anda mungkin bisa menanyakan kepada penjual: "Bagaimana saya bisa merumuskan tawaran tanpa semua informasi yang saya butuhkan?." Pertanyaan yang bagus secara teori, tapi ini belum realistis untuk penjual. Dengan mempertimbangkan fakta bahwa banyak calon pembeli yang kurang serius dan menjaga aspek kerahasiaan, penjual mungkin memilih untuk menahan informasi tertentu.

Tidak ada yang salah jika penjual tersinggung. Anda selalu dapat memperbaiki penawaran. Selain itu, nilai harga jual suatu bisnis berbeda antara pembeli dan penjual. Di situlah mulainya negosiasi. Tidak ada aturan pasti seperti apa persyaratan penawaran Anda seharusnya. Setiap situasi berbeda. Meskipun tidak dianjurkan untuk membuat penawaran yang tidak wajar. Jangan terlalu berlebihan menganalisis setiap akuisisi yang potensial. Jika bisnis tersebut menarik dan Anda telah melakukan studi kelayakan dengan benar, segera berikan penawaran harga.

Umumnya, setelah penawaran Anda diterima oleh penjual, Anda akan diberikan waktu yang cukup untuk melakukan uji tuntas.
 
Pengacara, Akuntan dan Bisnis Supervisor - Setiap Orang Memiliki Pendapat

Pengacara tidak bisa menegosiasikan kesepakatan untuk Anda. Mereka hanya bisa membantu untuk memastikan Anda terlindungi dari kewajiban dan tanggung jawab yang bisa merugikan Anda. Akan tetapi ketika menegosiasikan kesepakatan bisnis yang sebenarnya, mereka bukanlah orang-orang yang mampu memberikan masukan yang bermanfaat untuk Anda. Anda bisa sekedar mendengar pendapat mereka secara umum, tetapi batasin masukan yang sesuai dengan keahlian mereka saja seperti aspek hukum dari perjanjian jual beli.

Adapun untuk seorang akuntan, mereka juga memiliki peran memberikan masukan dari sudut pandang keuangan dan pajak. Manfaatkan keahlian mereka juga, tapi jangan biarkan mereka mempengaruhi kesepakatan bisnis yang sebenarnya.

Bisnis supervisor akan tetap di sisi Anda sejak awal sampai akhir transaksi dan memberikan feedback yang berharga sepanjang jalan untuk menghindari kesalahan fatal.
 
Akhir Kata

Negosiator yang baik memang tidak dilahirkan, tetapi mereka berevolusi. Efektivitas Anda akan meningkat seiring waktu. Tujuan Anda adalah kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Jangan kehilangan kesabaran. Jangan konfrontatif. Jika ada berita yang sulit untuk disampaikan, biarkan bisnis supervisor 2misi.com yang melakukannya.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/negosiasi-untuk-mencapai-kesepakatan-besar

Friday, February 22, 2013

Lupakan Harga Jual Bisnis yang Anda Minati

2misi.com
Ada pepatah populer mengenai harga jual dari setiap bisnis yang sedang dijual: "semua bisnis yang baru saja terdaftar selalu mahal."

Harga jual tidak ada hubungannya dengan harga pembelian. Keterampilan negosiasi yang baik dan kreatifitas dalam membuat kesepakatan adalah apa yang harus dilakukan! Jadi, ketika melihat daftar bisnis yang dijual, jangan berkecil hati dengan harga yang mereka minta. Sangat mudah untuk memahami keinginan penjual untuk harga sebuah bisnis yang lebih tinggi daripada sepantasnya.
 
Kebanyakan Para Penjual Melampiaskan Emosi Pada Bisnis Mereka

Para penjual umumnya tidak menerima masukan profesional saat membuat harga jual. Mereka biasanya menetapkan harga bisnis berdasarkan apa yang mereka pikir itu adalah "layak", atau apa yang mereka "butuhkan" tapi ini sama sekali tidak mencerminkan nilai sebenarnya.

Kedua pembeli dan penjual harus menyadari bahwa penilaian bisnis sangat subjektif. Ini adalah seni, bukan ilmu. Kedua belah pihak juga harus menyadari bahwa formula valuasi yang tepat untuk ukuran dan jenis usaha yang sesuai harus diterapkan. Yang penting adalah bahwa kedua belah pihak harus mengakui apa yang layak dibayar oleh pembeli dan apa yang pantas diterima penjual.

Bukankan semua ini terdengar cukup mendasar dan umum? Kesulitannya adalah menemukan kata sepakat. Saya selalu merasa bahwa nilai yang ditawarkan oleh setiap penjual terlalu tinggi dan perhitungan yang dibuat oleh setiap pembeli terlalu rendah, dan terkadang perlu penengah untuk suatu penilaian yang akurat.

Ketika melakukan negosiasi harga, minta penjual untuk menguraikan harga yang mereka tawarkan. Jika Anda melakukan penelitian yang memadai, Anda akan menemukan berbagai alasan mengapa mereka menawarkan harga tersebut. Ada juga penjual tertentu yang menawarkan harga jual bisnis yang wajar. Dalam kasus ini, cobalah bekerja untuk mendapatkan keuntungan lain, misalnya cara pembayaran.

Hal yang perlu diingat adalah segala sesuatu bisa dinegosiasikan, terutama harga. Gunakan sebagai barometer untuk memproses pikiran para penjual. Jangan biarkan harga jual bisnis apapun yang terlalu tinggi menjadi kendala bagi Anda untuk memiliki bisnis tersebut. Jika bisnis tersebut tepat untuk Anda, bernegosiasilah dengan benar untuk kepentingan kedua belah pihak.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/lupakan-harga-jual-bisnis-yang-anda-minati

Thursday, February 21, 2013

Uji Tuntas - Bagaimana Mengetahui Masalah Potensial Sebelum Membeli Bisnis

2misi.com
Uji tuntas adalah tahap yang paling penting dalam proses pembelian suatu bisnis. Banyak calon pembeli yang menganggap uji tuntas hanya sebatas mengevaluasi laporan keuangan, akan tetapi kenyataanya uji tuntas jauh melebihi itu. Uji tuntas termasuk penyelidikan, evaluasi manajemen, operasional perusahaan dan masa depan perusahaan.

Salah satu kunci untuk membeli bisnis yang baik adalah kemampuan Anda untuk mempelajari rincian bisnis secara mendalam. Untuk mengidentifikasi kelebihan, kelemahan, plus, minus, peluang pertumbuhan dan area yang menjadi perhatian. Jika Anda tidak melakukan pekerjaan yang baik dalam mengumpulkan informasi, maka Anda tidak akan dapat mengambil keputusan serta menyelesaikan transaksi karena Anda tidak yakin terhadap bisnis tersebut.
 
Kapan Mulai Uji Tuntas?

Proses investigasi harus dimulai saat Anda mulai tertarik dengan bisnis tersebut. Tentu saja tujuan Anda adalah untuk memastikan bahwa Anda menemukan segala sesuatu tentang bisnis tersebut sebelum Anda membelinya. Anda tidak harus bertemu penjual atau bahkan mengunjungi bisnis untuk memulai penelitian Anda. Internet adalah media luar biasa yang memungkinkan Anda untuk menyelidiki usaha, industri, kompetisi, pemasaran, pemasok, dan seterusnya.

Memulai investigasi Anda lebih awal sangat penting sekali. Dengan cara ini, Anda akan memposisikan diri untuk mengajukan pertanyaan yang tepat kepada penjual. Setelah Anda maju ke tahap tawaran diterima, Anda akan memulai inspeksi atau pengecekan keuangan. Periode ini biasanya berlangsung 10-30 hari. Ini adalah saat ketika Anda akan memiliki akses ke semua buku perusahaan dan catatan-catatan perusahaan walaupun akses Anda mungkin dibatasi oleh Penjual karena faktor kerahasiaan.
 
Beberapa Hal yang Perlu Diingat:

Memiliki Waktu Yang Cukup
Banyak penjual memaksakan uji tuntas diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat, kadang-kadang hanya beberapa hari saja. Abaikan hal ini - Berikan diri Anda cukup waktu untuk menyelesaikan semua bagian dari proses uji tuntas. Anda harus mempunyai cukup waktu untuk bernegosiasi, jadi jangan mengurangi waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan uji tuntas secara menyeluruh. Uji tuntas laporan keuangan biasanya dapat dilakukan dalam beberapa hari, akan tetapi masih ada yang lain yang perlu diselidiki dan lebih memakan waktu. Itulah mengapa jangka waktu 20 hari cukup masuk akal untuk bisnis yang besar, sedangkan jangka waktu 15 hari diperlukan untuk bisnis yang lebih kecil untuk menyelesaikan uji tuntas hingga tahap transaksi jual beli.

Persiapkan dengan Benar
 
Berhubung Anda memiliki waktu yang terbatas, maka berikan kepada penjual berupa daftar dari semua informasi atau laporan yang Anda butuhkan untuk melaksanakan uji tuntas. Tidak peduli apa yang diberitahukan kepada Anda, jangan memulai proses uji tuntas hingga mereka telah memberikan apa yang Anda perlukan dengan benar untuk menyelesaikan uji tuntas tersebut.

Berurusan Dengan Kejutan
 
Anda mungkin akan menemukan beberapa kejutan, jangan panik, itu normal. Hadapilah masalah tersebut. Cari klarifikasi. Selesaikan kasus Anda. Jangan menghadap penjual setiap kali Anda menemukan ketidakpastian antara apa yang Anda telah lihat berlawanan dengan apa yang diberitahukan kepada Anda. Tidak ada bisnis yang sempurna. Aturan dalam menghadapi masalah adalah jangan memperlakukan setiap insiden sebagai bencana atau bencana sebagai insiden. Jika Anda menemukan masalah besar, Anda harus mencari fakta dan kemudian Anda dapat memutuskan tindakan tepat yang harus diambil dengan penjual (seperti negosiasi ulang, keluar dari perundingan, dll).

Jika Anda belum mengumpulkan informasi yang tepat atau gagal menyelidiki bisnis secara menyeluruh, Anda tidak akan 100% yakin terhadap apa yang harus dilakukan. Dan juga, Anda mungkin akan menghentikan proses tersebut. Sebaliknya, jika Anda melakukan pekerjaan yang sempurna dalam penyelidikan bisnis, dan segala sesuatu yang lain masuk akal, kemudian membuat keputusan akhir hanya memerlukan satu langkah!

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/bagaimana-mengetahui-masalah-potensial-sebelum-membeli-bisnis

Wednesday, February 20, 2013

Bisnis Supervisor - Bagaimana Mereka Dapat Membantu Anda

2misi.com
Bisnis supervisor hampir selalu mewakili penjual dan menjadi pembimbing atau penasehat untuk penjual. Penjual membayar komisi kepada bisnis supervisor untuk membantu melancarkan semua proses jual beli bisnis. Perlu diingat bahwa bisnis supervisor tidak bekerja seperti agen properti karena dari segala aspek sangat berbeda dan lebih kompleks.

Meskipun Anda menganggap diri Anda seorang pembeli bisnis yang sangat handal, ada tiga hal yang dapat dibantu oleh bisnis supervisor, antara lain sebagai berikut:
 
Daftar Bisnis Untuk Dijual

Mereka dapat memberikan Anda berbagai akses daftar bisnis yang hendak dijual dan juga rincian tentang bisnis yang tidak dapat Anda temukan sendiri.
 
Menjadi Penghubung yang Baik antara Anda dan Penjual
Bisnis supervisor dapat membantu Anda menjadi penyalur kabar buruk kepada penjual. Mungkin ada kasus di mana Anda harus menarik tawaran kembali atau mengubah tawaran dan tentu terkadang Anda harus bernegosiasi dengan agresif, walaupun ada tipe-tipe orang tertentu yang mudah tersingung. Kemungkinan besar Anda masih membutuhkan jasa penjual setelah Anda membeli bisnis tersebut, jadi bukan ide yang baik untuk memperburuk keadaan. Dengan demikian, biarkan bisnis supervisor yang menyampaikan kabar buruk.
 
Persiapan Dokumen Yang Mengunung

Dalam sebuah pembelian bisnis, tidak peduli seberapa kecil bisnis tersebut, tetap saja membutuhkan koordinasi dan persiapan dokumen yang banyak. Data yang Anda perlukan dari penjual untuk mengevaluasi bisnis, dokumentasi yang diperlukan untuk transaksi jual beli dan koordinasi antara pembeli dan penjual sangat intens. Seorang bisnis supervisor yang baik mampu membantu melancarkan semua hal ini.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/bisnis-supervisor-bagaimana-mereka-dapat-membantu-anda

Tuesday, February 19, 2013

Mengapa Sebagian Bisnis "Yang Biasa-Biasa Saja" Bisa Dijual dengan Harga Tinggi?

2misi.com
Sebagian bisnis bisa dijual dengan kelipatan yang lebih besar terlepas dari ukuran bisnis tersebut. Ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan oleh pemilik bisnis untuk meningkatkan nilai jual bisnis ketika saatnya tiba untuk dijual. Hal ini meliputi:
  • Laporan atau catatan keuangan dan manajemen yang baik.
  • Harga jual yang wajar.
  • Cara pembayaran yang baik, termasuk pembiayaan oleh penjual.
  • Menawarkan masa transisi yang baik untuk pemilik baru.
  • Tidak memerlukan keahlian khusus untuk menjalankan bisnis.
Semua ini adalah hal yang dapat diimplementasikan oleh penjual bisnis sehingga mereka akhirnya bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi.
 
Pendapatan Tetap

Setiap bisnis yang memiliki pendapatan tetap dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Hal ini jauh lebih menarik bagi pembeli untuk mengetahui bahwa mereka akan segera mendapatkan pendapatan dan bisnis tersebut menjadi kunci pendapatan jangka panjang mereka.

Salah satu aspek yang paling menantang adalah ketika Anda harus "bekerja membangun bisnis setiap hari." Bila Anda memiliki sebuah perusahaan yang telah memiliki kontrak dengan pelanggan baik secara lisan atau tertulis, yang menyediakan Anda dengan penghasilan pasti setiap bulan, itu adalah keuntungan besar.

Konsep pendapatan tetap tidak hanya menarik, tetapi bisa menjadi prospek bisnis yang baik. Ini jauh lebih mudah untuk memperluas bisnis karena Anda memiliki dasar yang jelas untuk bekerja sehari-hari. Ini juga jauh lebih mudah untuk menjual produk atau layanan tambahan kepada pelanggan yang sudah membeli dari Anda.
 
Pengetahuan Khusus yang Terbatas

Setiap bisnis dimana jika pemilik baru dengan keterampilan yang umum dapat menjalankan bisnis, maka bisnis tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan bisnis yang mengharuskan seseorang yang memiliki pengetahuan khusus, pengalaman, izin ataupun kebutuhan lainnya.

Walaupun beberapa bisnis dapat dijual dengan harga tinggi, potensi pertumbuhan mungkin juga terbatas. Namun, risiko lainnya mungkin sedikit lebih kecil dibandingkan dengan lainnya. Terlebih lagi, jika bisnis bisa dijalankan tanpa perlu melibatkan pemilik, maka harga jual bisnis menjadi lebih tinggi juga. Di sisi lain, jika Anda adalah pegusaha yang aktif, maka Anda mungkin akan bosan dengan jenis yang bisa dijalankan tanpa perlu melibatkan pemilik.

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/mengapa-bisnis-biasa-saja-bisa-dijual-dengan-harga-tinggi

Monday, February 18, 2013

Cara Menilai Sebuah Bisnis

2misi.com
Menilai sebuah bisnis secara akurat sering dinilai sebagai bagian yang paling menantang dari proses membeli bisnis. Namun, hal ini bukan hal yang merepotkan. Yang paling penting adalah Anda harus menyadari bahwa penilaian sebuah bisnis adalah sebuah seni, bukan ilmu. Sebagai pembeli, selalu ingat bahwa "Harga Jual" BUKAN harga pembelian. Cukup sering bahkan nilainya tidak mewakili harga yang paling layak untuk sebuah bisnis.

Tentu saja penilaian yang dilakukan oleh pembeli biasanya sangat berbeda dari apa yang penjual yakini bahwa bisnis mereka lebih berharga. Penjual terikat secara emosional dengan bisnis mereka. Hal tersebut bisa dimaklumi karena mereka telah bekerja keras selama ini untuk membangun bisnis mereka. Sayangnya, hal ini tidak bisa menjadi landasan dalam menilai sebuah bisnis.

Tantangan bagi Anda sebagai pembeli adalah merumuskan penilaian yang akurat dan dapat membuktikan pengembalian atas investasi Anda.
 
Ada beberapa cara untuk menghitung nilai bisnis:
  • Aset Valuasi: Hitung seluruh nilai aset bisnis dan tetapkan harga yang tepat.
  • Nilai Likuidasi: Tentukan nilai aset perusahaan jika dipaksa untuk menjualnya dalam waktu singkat (biasanya kurang dari 12 bulan).
  • Pendapatan Kapital: Pendapatan masa depan dihitung berdasarkan data historis.
  • Pendapatan Ganda: Pendapatan bersih (profit / arus kas) dari bisnis dikali lipat dengan angka tertentu untuk mendapatkan harga jual.
Mari kita lihat masing-masing cara untuk menentukan yang terbaik untuk menilai suatu bisnis:

Aset berdasarkan valuasi tidak sesuai untuk menilai sebuah bisnis kecil. Aset digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Jika suatu bisnis memiliki aset yang banyak tetapi tidak menghasilkan banyak uang, berapa harga bisnis tersebut? Sebaliknya, jika bisnis memiliki aset yang terbatas, seperti komputer dan peralatan kantor saja, tetapi dapat menghasilkan uang yang banyak, bukankah lebih berharga?

Pendapatan Kapital umumnya berlaku untuk perusahaan besar dan paling sering menggunakan faktor yang terlalu sewenang-wenang.

Metode Ganda jelas merupakan solusi yang jelas. Anda mungkin pernah mendengar bisnis yang dijual pada "pendapatan x kali lipat." Namun, hal ini bisa sangat subjektif. Ketika membeli sebuah bisnis kecil, setiap pembeli ingin tahu berapa banyak uang yang ia harapkan dapat dihasilkan oleh sebuah bisnis. Oleh karena itu, jumlah yang paling efektif untuk digunakan sebagai dasar perhitungan Anda adalah apa yang dikenal sebagai total "Manfaat Pemilik."

Teori dibalik Manfaat Pemilik adalah mengambil keuntungan bisnis ditambah gaji pemilik dan semua tunjangan, lalu kemudian tambahkan kembali beban non tunai. Sejarah telah menunjukkan bahwasannya metodologi ini adalah cara yang paling efektif untuk menjadi dasar penilaian dari sebuah bisnis. Kemudian kelipatan berdasarkan berbagai faktor diterapkan dan penilaian akhir ditentukan.
 
Sebuah Catatan Tentang Mengembalikan Pengeluaran
Setelah menyelesaikan setiap pengembalian pengeluaran, sangat penting bahwa Anda mempertimbangkan kebutuhan modal bisnis masa depan serta biaya hutang. Dengan demikian, dalam modal bisnis besar dimana peralatan perlu diganti secara teratur, Anda harus mengurangi jumlah yang tepat dari jumlah keuntungan perusahaan untuk menentukan nilai bersih sebenarnya dari bisnis serta kemampuan pengeluaran dana di masa depan. Berdasarkan formula ini, Anda akan mendapatkan"keuntungan bersih" Manfaat Pemilik atau gambaran nyata dari arus kas.
 
Jika Anda Seorang Pemula, Berikut adalah Apa yang Harus Dilakukan

Jika Anda tidak tahu cara membaca laporan laba rugi, maka belajarlah. Hal ini sangat penting, sederhana dan dapat dipelajari dengan cepat. Kerjakan bersama akuntan Anda jika perlu, untuk menentukan keuntungan perusahaan sebenarnya dari bisnis.

Berhati-hatilah terhadap pengembalian pengeluaran. Pastikan bahwa setiap pengeluaran yang dikembalikan tidak diperlukan untuk menjalankan operasional bisnis. Anda hanya dapat menambahkan kembali pengeluaran yang telah dibebankan. Tentukan tingkat investasi dan ROI yang Anda harapkan. Jika bisnis tersebut tepat untuk Anda, tidak masalah untuk membayar lebih asalkan tidak terlalu berlebihan.

Kata Terakhir: Jangan pernah membeli sebuah bisnis hanya karena harga yang tepat - pertama dan terutama pastikan bahwa bisnis itu sendiri tepat untuk Anda!

http://www.2misi.com/article/id/2012/06/all/cara-menilai-sebuah-bisnis